Category Archives: Technology News

iPad Mini 2 Batal Pakai Retina Display?

iPad Mini 2 Batal Pakai Retina Display?

Liputan6.com, California : Dua generasi iPad terbaru Apple, iPad 5 dan iPad mini 2, kabarnya akan segera diperkenalkan kepada publik di sebuah acara yang akan berlangsung pada 22 Oktober mendatang.

Dibandingkan iPad 5, tablet iPad mini generasi kedua tampaknya lebih dinanti oleh para fan boy Apple karena dirumorkan bakal mengusung upgrade spesifikasi yang cukup signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah penggunaan layar berteknologi Retina Display.

Namun sayang, tampaknya harapan para fan boy Apple itu kemungkinan tidak akan menjadi kenyataan. Sebab, telah muncul sebuah bocoran foto yang menunjukkan penampakkan iPad mini 2 dengan dimensi yang sangat tipis, yaitu 6,81 milimeter. Ketebalan ini lebih tipis 0,4 milimeter dibanding iPad mini generasi pertama.

Menurut yang dilansir laman Slahsgear, Jumat (18/10/2013), hal tersebut menunjukkan bahwa iPad mini 2 yang lebih tipis itu tidak akan dibekali teknologi Retina Display. Sebuah layar yang dibekali performa grafis beresolusi tinggi seperti teknologi Retina Display umumnya hadir lebih tebal.

Karena ketebalannya justru berkurang, diperkirakan iPad mini 2 tetap akan menggunakan layar bersolusi sama seperti iPad mini generasi pertama, yakni 1024 x 768 piksel.

Apa yang terungkap dari bocoran foto ini sesuai dengan apa yang sebelumnya telah diprediksikan oleh 22 Oktober, seorang analis dari NPD DisplaySearch. Beberapa waktu lalu ia sempat mengatakan bahwa kemungkinan teknologi Retina Display diterapkan pada varian iPad mini sangatlah tipis.

Ia berasumsi generasi ternaru dari iPad mini masih akan tetap menggunakan jenis layar yang sama dengan generasi sebelumnya. Pembaruan iPad mini 2 akan lebih ditekankan pada sektor performa dan desain.

Pihak Apple pun belum memberikan konfirmasi pasti terkait spesifikasi yang bakal diusung oleh perangkat tablet mini terbaru besutan mereka itu. Namun yang pasti, segala rumor ini diharapkan dapat terjawab di tanggal 22 Oktober mendatang. Kita tunggu saja.

[Dikutip Dari : Liputan6.com ]

Ada Kelemahan, “Hacker” Bisa Intip Pesan WhatsApp

KOMPAS.com — WhatsApp adalah layanan pesan instan terbesar di dunia yang memiliki jumlah pengguna lebih besar dibanding Twitter dan menangani pengiriman 27 miliar pesan setiap hari. Pesan-pesan itu dienkripsi untuk meningkatkan keamanan.

Namun, enkripsi tersebut ternyata masih meninggalkan sebuah celah besar, seperti yang ditemukan oleh Thijs Alkemade, seorang mahasiswa ilmu komputer Universitas Utrecht di Belanda.

Sebagaimana dilansir oleh ArsTechnica, Alkemade mengungkapkan bahwa WhatsApp ternyata memakai kunci enkripsi yang sama untuk pesan masuk dan keluar di seluruh percakapan. Akibatnya, seorang peretas bukan hanya bisa “menguping” pembicaraan, tetapi juga menukar, menghapus, atau mengembalikan pesan pengguna.

Penemuannya itu dituangkan dalam sebuah publikasi blog. Alkemade berkesimpulan bahwa siapa pun yang bisa mencegat percakapan di WhatsApp seharusnya juga mampu membongkar enkripsi dengan sedikit usaha.

Pihak Whatsapp meresposn dengan mengatakan bahwa laporan Alkemade tersebut terlalu dibesar-besarkan. “Cerita bloger itu (Alkemade) lebih bersifat teoritis. Tidak benar pula bahwa semua percakapan (di WhatsApp) keamanannya tak terjamin,” ujar CEO WhatsApp Jan Koum.

Akan tetapi, sejumlah pakar keamanan lain telah mempelajari temuan Alkemade dan menyatakan pendapat senada.

“Ini adalah kelemahan besar yang cara mengeksploitasinya diketahui banyak orang,” tulis Thomas Ptacek, konsultan sekuriti dan cryptographer dari Matasano Securities, dalam sebuah diskusi di Twitter. “Si penyerang tak perlu menempatkan diri di tengah (pengirim dan penerima) untuk mencegat pesan-pesan.”

Lalu, bagaimana mengatasinya? Alkemade mengatakan bahwa WhatsApp bisa menutup celah keamanan tersebut dengan berpindah memakai protokol keamanan bernama Transport Layer Security yang keandalannya telah teruji dan banyak dipakai di internet.

[ Dikutip Dari : Kompas.com ]

Salip Galaxy S4, iPhone 5S Terlaris di Kandangnya

http://images.detik.com/content/2013/10/06/317/125536_2.jpg

Washington – iPhone 5S menjadi produk sukses bagi Apple. Buktinya, berdasarkan penelitian biro riset Canaccord Ingenuity, iPhone 5S adalah smartphone paling laku di Amerika Serikat. Padahal, handset ini belum begitu lama beredar.

Dari empat operator besar di AS yang membundling iPhone 5S, handset tersebut berada di posisi puncak terlaris untuk periode September. Menyingkirkan ponsel terlaris sebelumnya, Samsung Galaxy S4 yang memimpin sejak Juni 2013.

Cannacord Genuity menyatakan bahwa penjualan iPhone 5S sangat bagus. Diyakini, Apple akan menjual sampai 52 juta iPhone pada tahun 2013 ini.

Sayangnya, tidak semua vendor ponsel mencatat hasil bagus. Penelitian ke retail oleh Cannacord mengungkap bahwa penjualan BlackBerry Z10 dan Q10 di AS sangat lemah.

[Dikutip Dari : detik.com]